Tips Menghadapi Fitnah

Mendapat fitnah itu pasti sangat tidak enak rasanya. Namun sebagai orang yang beriman hendaknya harus mau bersabar, sesuai dengan firman Allah saw yang bersabda, ‘’Sesunguhnya hanya orang –orang  yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas ( QS Az Zumar 39 : 10).Dari kutipan ayat tersebut jelaslah sudah bahwa sebagai orang iman kita diperintahkan untuk bersabar ketika menghadapi ujian yang berupa fitnah.

Akan tetapi dalam praktiknya tidaklah semudah membalik telapak tangan. Menjadi orang sabar itu sulit, jika tidak ada kerja keras dari dalam diri sendiri untuk melatih. Seperti sikap berikut ini:


5 Tips Menghadapi Fitnah Menurut Hukum Islam

1] Berusaha Tenang
Ketika fitnah merebak, bisa dipastikan orang-orang di sekitar menjadi sibuk dan bertanya-tanya dalam hati. Disadari atau tidak, orang yang dalam kesehariannya tipikal manusiacuek tidak pedulipun, dengan adanya gosip akan terpengaruh dan menjadi penasaran. Sebagai orang yang tertuduh, dan merasa tidak bersalah, Anda mungkin akan terbawa suasana, meski sudah bersikap sabar. Akan tetapi jika menuruti amarah dan emosi sesaat, justru yang ada semakin memperkeruh keadaan. Tetap lebih baik berusaha tenang dan mempertahankan sikap sabar. Sebab jalan keluar akan ada, jika sikap-sikap positif tersebut tetap ada dalam jiwa.

2] Bersikap Diam
Supaya tidak memicu rasa penasaran dan curiga orang secara terus menerus, sehingga mengakibatkan aktifitas yang lain terganggu karenanya, sebaiknya memilih bersikap diam serta tidak membalas pertanyaan mereka. Ibarat ramainya tren pasar, ia hanya berlaku sementara sesudahnya pasti dilupakan orang. Begitu juga yang terjadi pada fitnah atau gosip. Bila Anda sebagai pelaku utamanya hanya diam dan tak menanggapi, lama kelamaan gosip tersebut akan menguap dengan sendirinya dan menghilang dari kehidupan pribadi Anda.

3] Lakukan Klarifikasi Seperlunya
Jika merasa memang itu hal itu tidak benar dan bermaksud untuk mengatasi, boleh melakukan klarifikasi guna memulihkan nama baik Anda. Akan tetapi dalam pratiknya lakukan seperlunya saja. Jangan sampai berlebihan, sehingga memantik kecurigaan dan rasa penasaran baru orang di sekeliling Anda. Dapat berbicara kepada teman yang sekiranya bisa dipercaya memegang rahasia.

4] Sibukkan Diri Dengan Pekerjaan
Anda pasti memiliki kesibukan, entah itu sekolah atau kuliah, rutinitas pekerjaan kantor atau jenis pekerjaan lain, mengurus bisnis, atau sekadar mengembangkan hobi saja. Daripada pikiran serta tenaga terbuang percuma mengurus hal remeh, akan lebih baik fokus pada hal yang bermanfaat. Contohnya dengan serius menekuni aktifitas positif tersebut. Di samping dapat meringankan atau menghilangkan beban pikiran, ada imbalan berupa kepuasan hati serta materi. Jika mampu melakukan semua itu dengan baik dan benar.

5] Meningkatkan Frekwensi Ibadah Untuk Lebih Rajin Lagi
Gosip atau fitnah terjadi sebagai sarana penguji iman, menimpa diri seseorang sebab diijinka masuk, bila tidak berbuat sesuatu yang memicu pertanyaan banyak orang di sekitar, pasti tidak akan ada. Jika mengaku sebagai orang iman, seharusnya legowo menerima ungkapan tersebut. Berbesar hati dan mawas diri, tidak perlu merasa emosi. Alternatif terbaik hanya bila lebih meningkatkan frekwensi ibadah lagi. Selain pikiran lebih tenang, timbangan amal baik juga semakin bertambah. Maka tidak perlu lagi ada sikap-sikap buruk, dengan membalas perbuatan orang lain yang berbuat jahat, karena hati sudah merasa nyaman, dengan adanya ketakwaan dan keimanan diri yang semakin lebih baik lagi.
Banner iklan disini